Dua ikon bulutangkis Jepang kembali ke panggung kompetisi setelah absen tujuh bulan

kembalinya Dua ikon bulutangkis Jepang ke panggung kompetisi setelah absen tujuh bulan.

Di tahun 2021 Hirota mengalami cedera lutut kanan selama kompetisi membuatnya absen hingga akhir musim, sementara Okuhara, yang kalah di perempat final, mengalami cedera pergelangan kaki kanan.

Nozomi Okuhara juara tunggal YONEX All England pada 2016 dan 2021 dan Sayaka Hirota  pemenang ganda putri pada 2020 adalah wakil utama Jepang saat meraih medali di Olimpiade, tetapi nasib buruk dan tekanan menghalangi peluang mereka.

Pada pertandingan pertama Hirota saat kembali, mendapat penyangga di lututnya tetapi tampak tidak nyaman saat dia dan Yuki Fukushima bertanding melawan duet China Zhang Shu Xian/Zheng Yu dan kalah di babak pertama, 21-19 11-21 21 -11.

Ungkap Hirota “Saya senang mendapatkan peluang bermain di sini. Walaupun kalah, kami memainkan beberapa poin bagus. Kami bisa melakukannya lebih baik. Komitment kami untuk terus berkembang, ”.

Memang benar bahwa saya belum fit 100%, hari ini performa saya  menunjukkan kemajuan dan saya bisa mencapai beberapa target, Saya optimis untuk kembali dengan kuat.

“Masa rehabilitas sangatlah sulit”, ungkap Hurata, tetapi saya tidak khawatir karena dukungan solid yang saya terima dari tim.

Saya langsung menjalani operasi setelah Olimpiade. Saya diberi waktu untuk istirahat selama sebulan. Selama waktu itu saya bisa bersantai dan percaya saya bisa bermain lagi. Sangat sulit untuk mengalami cedera dan pemulihan serta rehabilitasi adalah proses yang panjang. Itu tidak berkembang sepanjang waktu, dan ada banyak hal lain. Namun, pasangan saya menunggu saya dan itu menamba semangat saya. perlahan-lahan saya bisa kembali.

Meskipun saya belum sepenuhnya pulih, selama permainan saya hari ini saya dapat mencapai target saya, bertahap saya bisa kembali mencapai performa terbaik saya. 

Di sisi lain Okuhara mengatakan dia merasa gugup karena dia tidak memainkan pertandingan besar selama berbulan-bulan. Sang juara bertahan mendapatkan perlawanan dari Dane Line Christophersen, dan menang  dimenit 36, dengang skor 21-15 21-16.

Ekspresi yang sangat senang. Walaupun sangat gugup karena sudah lama tidak bermain di turnamen besar dan merasa ada kemajuan di game kedua sehingga bisa memainkan permainan saya,” kata Okuhara.

Karena di turnamen ini shuttlenya sangat lambat. Sebaiknya selesaikan pertandingan secara straight game agar bisa tampil lebih segar untuk pertandingan selanjutnya. Saya senang bisa kembali ke All England dan senang bisa bermain dengan semua pemain top ini. Saya akan menikmati setiap pertandingan.

Saya telah kehilangan semua teman dan lawan saya. Seharusnya tahun lalu saya bermain di Piala Sudirman dan Piala Uber, tetapi kaki saya cedera dan saya tidak bisa tampil setelah Olimpiade. Saya merasa belum 100% pulih sepenuhnya, tetapi kondisi saya lebih baik dan saya bisa bermain. 

 

 

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.